Article

Kelebihan Dan Kekurangan Dalam Hidroponik


Ketika seorang petani dihadapkan pada masalah berkaitan dengan produksi pangan,  ditambah dengan kondisi di mana lahan yang dimiliki tidaklah besar , Juga, di daerah dimana tanah telah kehilangan nutrisi atau tanah subur sulit didapat, berkebun dengan sistem hidroponik (hydroponic system) menawarkan solusi yang menjanjikan.

Hidroponik memang menawarkan banyak sekali kelebihan yang dapat membuat petani memperoleh keuntungan lebih banyak. Tak memerlukan banyak ruang , produk yang dihasilkan 4 kali lebih banyak dari yang dihasilkan bercocok tanam konvensional dengan luas lahan tertentu,hidroponik memang diciptakan untuk membuat petani semakin makmur dalam segala hal.

Mari kita lihat apa saja yang bisa dilakukan hidroponik :

Kelebihan pertama, berkebun dengan cara hidroponik dapat menghemat tempat. Hidroponik memang diciptakan untuk mencapai kelebihan tersebut.

Kelebihan kedua, dalam hidroponik, tanaman dapat ditanam berdekatan. Dengan luas tempat yang sama, sistem hidroponik dapat menanam 4 kali lebih banyak dibanding bertanam dengan cara tradisional.

Kelebihan ketiga, Hidroponik juga dapat meminimalkan masalah yang berhubungan dengan pertanian tradisional. Maka dari itu penyakit yang berasal dari tanah tidak akan menyerang.

Kelebihan keempat, Tanaman hidroponik relatif lebih tahan hama dan lebih sehat. Karena hidroponik tidak menggunakan media tanah seperti pada metode tanam konvensional. Juga, karena tanaman hidroponik berada dalam lingkungan yang terkendali, tidak akan ada pestisida yang akan mencemari tanah sekitarnya.

Kelebihan kelima, Pada sistem hidroponik, Anda dapat mengatur sendiri jumlah nurtrisi yang diperlukan oleh tanaman.

Kelebihan Keenam, Konsumsi air dalam hidroponik relatif lebih sedikit dibanding metode tradisional. Bahkan, tanaman hidroponik hanya menggunakan sepersepuluh air dari tanaman yang ditanam di tanah! Gulma dan tumbuhan pengganggu juga tidak dapat tumbuh dan mencuri persediaan air dari tanaman utama. air pun menjadi lebih efektif.

Kelebihan ketujuh, kita tak akan dipusingkan dengan harus menebak atau mencari tanah yang cocok dengan tanaman yang hendak ditanam, yang mana dilakukan dalam berkebun secara konvensional.

Namun bukan berarti hidroponik tak memiliki kekurangan. Dari semua permasalahan yang dapat yang dipecahkan oleh hidroponik tersebut, terdapat pula berbagai kekurangan yang dimiliki oleh sistem tersebut.

Biaya yang cukup tinggi masih menjadi salah satu kendala. Berkebun hidroponik umumnya dilakukan di dalam rumah kaca. Konsumsi energi yang signifikan diperlukan untuk memberikan tanaman hidroponik semua cahaya yang mereka butuhkan. Namun terlepas dari kekurangan diatas, penelitian di bidang hidroponik terus dilakukan untuk meningkatkan efisiensi sistem hidroponik.